Delapan Kapabilitas Implementasi

Jasa project-based di atas PaaS — untuk hasil tata kelola yang konkret.

Kapabilitas konsultatif/engineering yang men-translate kebutuhan tata kelola spesifik menjadi solusi konkret di atas Platform-as-a-Service kami. Output kerap men-trigger berlangganan layanan PaaS untuk operasionalisasi jangka panjang.

Karakter Engagement

Project fee untuk hasil. Subscription untuk operasionalisasi.

Kapabilitas implementasi adalah pintu masuk konsultatif untuk instansi yang butuh hasil cepat tanpa membangun di atas platform sendiri. Kami kerjakan, instansi pemilik penuh output. Setelah engagement project selesai, instansi biasanya naik ke berlangganan layanan PaaS untuk operasionalisasi continuous.

Komponen kontrak project

30–50% down payment, sisanya per milestone. Hak guna ulang output (instansi pemilik penuh dokumen). Klausul reference letter / case study (negotiable). Outcome-based pricing alternatif untuk kapabilitas evaluasi: no result, no fee.

Kapabilitas · 01

Implementasi Criteria-as-Code

Mengkodifikasi kriteria regulasi menjadi mesin penilai versioned yang traceable.

  • Shared Criteria
  • Traceable Reasoning
Apa yang dilakukan

Mengubah kriteria dalam Permen, Perpres, UU menjadi DSL yang dapat di-execute, di-test, dan di-version. Setiap perubahan regulasi dapat di-track perbedaannya, dan output evaluasi yang dihasilkan dapat di-trace ke pasal sumber.

Output

Criteria DSL repository · Automated regression test terhadap perubahan regulasi · Rule-to-prompt compiler · Changelog audit · Integration ke Layanan Workflow & Approval untuk approval gate evaluasi.

Target instansi

KemenPANRB (kriteria SAKIP, SPBE, RB), Itjen (kriteria audit), instansi pengampu regulasi domain spesifik (Kemenkes, Kemendikbud, dll.).

Indikasi tarif

Rp 150 – 500 juta per scope kriteria · durasi 6 – 12 minggu.

Kapabilitas · 02

Evaluasi Indeks Kematangan Organisasi

Asesmen maturitas tata kelola berbasis kriteria resmi + AI-augmented dengan reasoning trail per nilai.

  • Structured Mediation
  • Traceable Reasoning
Apa yang dilakukan

Evaluasi tata kelola pemerintahan — akuntabilitas kinerja (SAKIP), sistem pemerintahan elektronik (SPBE), reformasi birokrasi (RB), pengelolaan data, kearsipan — dengan presisi tinggi dan reasoning trail yang dapat di-audit per indikator.

Output

Scoring report dengan rating per indikator · Evidence binder (link ke dokumen sumber) · Rekomendasi peningkatan prioritas · Reasoning trail untuk setiap nilai · Approval gate workflow untuk hasil tinggi-stake.

Target instansi

K/L wajib SAKIP, Pemda dengan target peningkatan SPBE, organisasi yang ingin self-assessment maturitas sebelum eksternal audit.

Indikasi tarif

Rp 100 – 350 juta per asesmen instansi/unit · durasi 4 – 10 minggu. Outcome-based pricing tersedia.

Kapabilitas · 03

Analisis Jabatan Instansi Pemerintah

Penyusunan dokumen ANJAB sesuai pedoman BKN/PANRB — AI-augmented dengan trail justifikasi.

  • Shared Criteria
  • Structured Mediation
Apa yang dilakukan

Penyusunan Analisis Jabatan untuk K/L dan Pemda yang sedang menjalankan reformasi birokrasi tematik atau restrukturisasi organisasi. Output lolos review BKN/PANRB karena setiap rekomendasi memiliki justifikasi yang dapat di-trace.

Output

Uraian tugas jabatan · Syarat jabatan (kompetensi teknis, manajerial, sosial-kultural) · Peta jabatan per unit · Klasifikasi jabatan sesuai kelas BKN · Trail justifikasi AI per jabatan.

Target instansi

K/L dan Pemda yang menjalankan RB tematik / restrukturisasi · Biro SDM yang butuh ANJAB cepat dengan presisi tinggi.

Indikasi tarif

Rp 200 – 750 juta per K/L (sesuai jumlah unit & jabatan) · durasi 8 – 16 minggu.

Kapabilitas · 04

Analisis Beban Kerja ASN

Perhitungan beban kerja unit/jabatan dengan presisi tinggi dan trail reasoning.

  • Shared Criteria
  • Structured Mediation
Apa yang dilakukan

Perhitungan beban kerja unit & jabatan dengan formula compliance checker (1.250 jam/tahun standar BKN). Mendukung skenario redistribusi formasi dan simulasi efisiensi.

Output

Laporan ABK per unit/jabatan · Formulasi kebutuhan formasi · Skenario redistribusi pegawai · Simulasi efisiensi (before/after) · Approval gate workflow untuk keputusan formasi.

Target instansi

Biro SDM K/L · BKD Pemda · Itjen yang melakukan audit beban kerja · BKN untuk validasi struktur kepegawaian nasional.

Indikasi tarif

Rp 150 – 500 juta per K/L · durasi 6 – 12 minggu. Outcome-based pricing tersedia.

Kapabilitas · 05

Implementasi Proses Bisnis

Rekayasa proses bisnis lintas-unit dengan standar tata kelola data terintegrasi.

  • Institutional Memory
  • Shared Criteria
Apa yang dilakukan

Rekayasa & implementasi proses bisnis lintas-unit di K/L atau Pemda — dengan standar Satu Data Indonesia, RTRW, dan geospasial sebagai konteks. Memastikan alur kerja yang mulus dari dokumen → eksekusi → laporan.

Output

Peta proses bisnis (BPMN) · Rekomendasi reorganisasi alur · Integrasi data spasial-tabular · Implementasi di atas Layanan PaaS (Workflow, Storage, Reference Data) · Dokumentasi siap audit.

Target instansi

Bappeda · Biro Organisasi · ATR/BPN · Instansi dengan portal SDI · K/L dengan kebutuhan integrasi lintas-unit kompleks.

Indikasi tarif

Rp 300 juta – 1,5 miliar per scope · durasi 12 – 24 minggu.

Kapabilitas · 06

Pengembangan Web Portal

Build & deploy portal layanan terstandar di atas Layanan Web Portal Builder.

  • Substrat Layanan
Apa yang dilakukan

Membangun portal layanan publik / internal untuk instansi yang tidak memiliki tim frontend in-house atau butuh peluncuran cepat. Portal dibangun di atas Layanan Web Portal Builder dengan integrasi SSO dan layanan PaaS lain sesuai kebutuhan.

Output

Portal siap-pakai dengan branding instansi · Integrasi Layanan SSO · Integrasi layanan PaaS lain (Storage, Search, Workflow, Reference Data) sesuai kebutuhan · Training tim instansi · Dokumentasi maintenance.

Target instansi

K/L tanpa tim frontend in-house · Pemda yang butuh portal cepat · Biro humas dengan target peluncuran terjadwal.

Indikasi tarif

Rp 100 – 400 juta per portal + subscription Layanan Web Portal Builder · durasi 4 – 12 minggu.

Kapabilitas · 07 · Pasca-ANJAB

Implementasi SOP & Compliance

Lanjutan ANJAB menjadi SOP per peran + compliance dashboard harian.

  • Structured Mediation
  • Institutional Memory
Apa yang dilakukan

Menutup loop antara analisis jabatan (ANJAB level makro) dan operasionalisasi (SOP level mikro). Output ANJAB diturunkan menjadi dokumen SOP per peran/unit, lalu dipasangkan dengan sistem compliance harian — siapa eksekusi sesuai SOP, siapa deviation, dengan continuous improvement loop.

Output

Dokumen SOP per unit (siap distribusi via Layanan Federated Storage) · Compliance dashboard per role · Variance report (siapa keluar dari SOP) · Continuous improvement recommendation berbasis pattern ketidakpatuhan.

Pembeda dari Kapabilitas 05

Kapabilitas 05 (Proses Bisnis) fokus pada peta proses level makro (BPMN, alur lintas-unit). Kapabilitas 07 fokus pada SOP level mikro (per task / per role) + compliance tracking harian.

Target instansi

Itjen K/L · Biro Organisasi · KemenPANRB (program reformasi birokrasi tematik dengan target compliance terukur).

Indikasi tarif

Rp 200 – 600 juta per K/L (sesuai jumlah unit & jabatan) · durasi 8 – 16 minggu.

Kapabilitas · 08 · Real-time

Implementasi Measurement & Analytics

Real-time KPI monitoring — variance, forecasting, anomali alerting.

  • Traceable Reasoning
  • Institutional Memory
Apa yang dilakukan

Monitoring KPI real-time instansi: ingest target dari sistem perencanaan/IKU/Pokin + ingest realisasi dari sistem operasional, compute variance, forecast, serve dashboard. Membantu pimpinan menjawab "are we on track to hit annual targets?" — bukan hanya snapshot maturitas berkala.

Output

Real-time KPI dashboard · Variance report (rencana vs realisasi) · Forecast (prediksi miss target sebelum terjadi) · Anomali alerting · Narrative insight via AI (di atas Layanan LLM).

Pembeda dari Kapabilitas 02

Kapabilitas 02 (Evaluasi Maturitas) = snapshot berkala (kuartalan/tahunan, "How mature is governance?"). Kapabilitas 08 = continuous monitoring (harian/mingguan, "Are we on track?"). Berbeda audiens, berbeda kadens.

Komponen teknis

Ingest dari sistem operasional via Layanan Orchestration · Time-series database · Forecasting model di atas Layanan LLM · Dashboard di atas Layanan Web Portal Builder.

Target instansi

Pimpinan strategis K/L · Biro Perencanaan · Bappenas (untuk monitoring nasional lintas-K/L).

Indikasi tarif

Rp 250 – 800 juta setup awal + subscription Layanan PaaS yang dipakai · durasi 8 – 14 minggu setup.

Pemetaan ke Pilar

8 Kapabilitas × 4 Pilar Orchestrated Intelligence

Setiap kapabilitas mengeksekusi satu atau lebih pilar reasoning Government 3.0.

Kapabilitas Traceable Reasoning Shared Criteria Structured Mediation Institutional Memory
Criteria-as-Code
Evaluasi Maturitas
ANJAB
ABK
Proses Bisnis
Web Portal substrat
SOP & Compliance
Measurement & Analytics

Primer · Pendukung · substrat Penunjang infrastruktur.

Butuh hasil tata kelola spesifik?

Diskusi diagnostik 30–60 menit untuk memetakan kapabilitas implementasi mana yang paling cocok dengan kebutuhan instansi Anda. Tidak ada komitmen pembelian.